bulat.co.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun menyebutkan, ada 208 kasus HIV/AIDS secara akumulatif hingga Agustus 2022. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Edwin Simanjuntak, kasus HIV/AIDS mengatakann kasus bertambah signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.
"Kenaikan signifikan terjadi di Kecamatan Tanah Jawa dan sekitarnya," terang Edwin, Rabu (28/9/2022).
Hasil penelusuran Dinas Kesehatan, naiknya jumlah kasus HIV/AIDS salah satunya karena sejumlah kafe remang-remang yang diduga ilegal menyediakan Pekerja Seks Komersial (PSK).
Diduga, PSK yang datang dari luar daerah membawa dan membuat kenaikan signifikan bertambahnya penderita HIV/AIDS di Simalungun.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Gerindra Bonauli Rajagukguk meminta kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menertibkan kafe remang-remang yang ada di Kecamatan Tanah Jawa dan sekitarnya.
"Kami minta kepada Pemkab Simalungun agar menertibkan seluruh kafe remang-remang yang menyediakan jasa PSK yang diduga menjadi penyebab naiknya kasus HIV/AIDS di Simalungun," kata Bona. (ES)