bulat.co.id -Gaji
tidak kunjung dibayarkan, 18
orang
dosen yang mengajar di
Universitas Batanghari atau
UnbariJambimenggelar aksi protes. Mereka menuntut
keadilan dan hak mereka segera diberikan oleh pihak kampus.
Para dosen ini menyatakan gaji
mereka belum dibayar sejak Maret 2023 hingga saat ini.Hal ini menyusul
terjadinya dualisme kepemimpinan di kampus milik Yayasan Pendidikan Jambi (YPJ)
yang berada di Jalan Selamet Riyadi, Kelurahan Sungai Putri, Kota Jambi.
Konflik yang melebar hingga
dilaporkannya Gubernur Jambi Al Haris ke Mabes Polri ini berdampak kepada 56 dosen
maupun tenaga pendidik di Unbari Jambi.
Baca Juga :Pria di Dumai Ditangkap Gegara Jual Mantan Istri ke Pria Hidung Belang
Para dosen pun menggelar aksi protes
pada Minggu, (18/6/23) siang. Mereka mengecam pihak kampus di bawah
kepemimpinan Pjs Rektor Heri yang dinilai telah menzolimi mereka. Bahkan, para
dosen yang merupakan dosen senior ini dituding sebagai dosen pembangkang karena
melakukan protes.
"Seharusnya kami tidak menjadi
korban atas konflik internal ini. Kami minta nama baik kami yang disebut
sebagai dosen pembangkang agar dikembalikan dan hak-hak kami berupa gaji
berikut tunjangan fungsional kami harus dibayar," kata salah seorang dosen FKIP
Unbari Jambi, Erliana Zahra.
Baca Juga :Ayah Perkosa Anak Kandung Sejak Usia 8 Tahun
Erlina merupakan salah satu dosen
yang mendapat SK dari Yayasan Pendidikan Jambi atau YPJ sebagai badan
penyelenggara yang resmi atas kampus Unbari Jambi.
Hal senada juga dikatakan Maison,
dosen senior ilmu teknik di kampus tersebut menyatakan, dirinya dan para dosen
lain merupakan korban dari kediktatoran seorang Pjs rektor yang semestinya
harus keluar dari kampus lantaran Yayasan Pendidikan Jambi (YPJ) telah menunjuk
rektor definitif.
Baca Juga :Polda Riau Sita 169 Kg Sabu dan Uang Rp 3 Miliar dari 10 Tersangka
"Kami mengalami kerugian moril dan
materil. Secara moril, kami disebut sebagai dosen pembangkang dan tuduhan
tersebut disiarkan di beberapa media massa di Jambi. Ini jelas mencemarkan nama
baik kami," kata Maison.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan
Pendidikan Jambi (YPJ), Retno Maria Palupi menjelaskan, pihaknya telah
menyurati Pjs Rektor Unbari Jambi dan bendahara agar memberikan hak-hak para
dosen. Surat itu ditembuskan kepada Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah,
Mendikbudristek Nadiem Makarim, dan pihak LLDIKTI.